Kumpulan Artikel Komputer – 10 1
5 Desember 2007 (Edit: 28 Desember 2007)
© 2007 Arief Hendra Saptadi
Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi
naskah tanpa seijin Penulis.
MENJALANKAN SYSTEM RESTORE PADA SAFE MODE
tiliti System Restore berfungsi untuk mengembalikan kondisi Sistim Operasi
Windows pada suatu kurun waktu tertentu. Kehadirannya sebagai salah satu
perangkat sistem pertama kali diperkenalkan pada Windows ME. Utiliti ini memiliki
peranan penting, manakala terdapat suatu masalah kritis yang tidak dapat ditangani
secara teknis, misalnya saat Windows tiba-tiba sering mengalami “crash”, sistem
registry yang terkorupsi, dan semacamnya.
Bila dihadapkan dengan problem tersebut, berkat adanya System Restore, maka sistem
dapat dikembalikan pada titik terakhir saat semuanya masih berjalan normal.
Tentunya hal ini akan sangat memudahkan proses pemeliharaan (maintenance) dari
sebuah komputer, bahkan bagi orang yang masih awam sekalipun.
Kendatipun demikian, pada beberapa kasus misalnya jika Windows XP tidak dapat
booting secara normal, System Restore juga dapat dijalankan pada Safe Mode seperti
berikut ini:
1. Lakukan boot ulang pada komputer. Jika sistem “macet”, pergunakan tombol
Reset.
2. Saat muncul informasi BIOS, segera tekan tombol F8.
3. Tergantung dari tipe motherboard dan jenis BIOS yang dipergunakan, adakalanya
muncul menu untuk memilih media yang dipergunakan untuk proses booting,
seperti Please select boot device atau semacamnya. Pilihlah harddisk yang akan
diperbaiki sistemnya, sebagai contoh PM-MAXTOR 6KO40LO untuk harddisk
PATA Maxtor 40 GB. Jika menu tersebut tidak muncul, langsung lanjutkan ke
langkah 5.
4. Berikutnya, tekan Enter dan tombol F8 secara cepat dan berurutan.
5. Jika pada harddisk tersebut terdapat lebih dari satu jenis sistem operasi (multiboot),
maka pada tampilan menu Please select the operating system to start,
pilihlah sistem operasi yang akan dibenahi (pada contoh ini Microsoft Windows
XP Professional Edition).
6. Saat kursor menunjuk ke sistem operasi tersebut, tekan tombol F8.
7. Dari berbagai pilihan yang muncul, pilihlah Safe Mode.
U
Kumpulan Artikel Komputer – 10 2
5 Desember 2007 (Edit: 28 Desember 2007)
© 2007 Arief Hendra Saptadi
Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi
naskah tanpa seijin Penulis.
8. Pada pilihan Safe Mode, jika terdapat sistem operasi Windows yang lain, pilihlah
Microsoft Windows XP Professional Edition sebagaimana langkah 5 diatas.
Tunggu proses booting hingga selesai.
9. Dengan asumsi semua berjalan normal, maka berikutnya akan muncul layar login.
Masuklah ke Windows dengan menggunakan akun Administrator (atau user lain
yang memiliki kewenangan setara dengan Administrator).
10. Pada tampilan berikutnya akan muncul informasi bahwa Windows sedang
berjalan pada Safe Mode. Pilihlah No untuk menjalankan System Restore.
Gambar 1
11. Selanjutnya, pastikan untuk memilih Restore my computer to an earlier time.
Klik Next.
Gambar 2
Kumpulan Artikel Komputer – 10 3
5 Desember 2007 (Edit: 28 Desember 2007)
© 2007 Arief Hendra Saptadi
Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi
naskah tanpa seijin Penulis.
12. Sesampai pada menu Select Restore Point, pilihlah suatu tanggal pada kalender
saat komputer masih berfungsi secara normal (On this calendar, click a bold
date). Pilih salah satu titik Restore pada menu di samping kanan (On this list,
click a restore point). Klik Next.
Gambar 3
13. Periksa kembali apakah titik Restore pada Selected Restore Point tersebut
adalah sebagaimana yang diinginkan pada tampilan jendela Confirm Restore
Point Selection (Gambar 4). Tekan kembali tombol Back dan aturlah lagi jika
keliru. Jika benar, klik Next. Komputer akan mengalami booting ulang secara
otomatis jika proses ini selesai.
14. Jika semuanya berjalan lancar, maka semestinya komputer sudah dapat boot ke
Windows. Proses restorasi yang berjalan sukses akan dikonfirmasikan
sebagaimana pada Gambar 5.
Kumpulan Artikel Komputer – 10 4
5 Desember 2007 (Edit: 28 Desember 2007)
© 2007 Arief Hendra Saptadi
Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi
naskah tanpa seijin Penulis.
Gambar 4
Gambar 5


0 komentar:
Poskan Komentar